
Diamord Band asal Cirebon ini memiliki ciri khas yang unik pada warna vokalis dan arransemen musiknya.
Tidak tanggung-tanggung, mereka menamakan musiknya dengan sebutan
Melayu Santana. Sementara itu Igit, sang vokalis memiliki warna suara
yang nyaris mirip penyanyi asing Rod Stewart.
Yang lebih unik lagi, Iduy Boyes, sesepuh yang mengasuh mereka, ternyata tidak sembarangan dalam merekrut para personel Diamord. Dimana, masing-masing personel ternyata memiliki history atau prestasi yang cukup berharga di bidang musik. Karena itulah, setiap ada event atau moment kompetisi musik, Iduy gemar mengintai sang juara dan kemudian merekrutnya secara khusus. "Setelah tahu pemenangnya siapa, saya langsung merekrut mereka. Ya hampir mirip agen FBI lah," ujar pria yang memiliki banyak keterampilan seni itu.
Maka, direkrutlah mereka satu persatu. Seperti Igit Prana Wisnu Iskandar, (vokalis). Ivan ,(Gitar I). Dika Siratig ,(Gitar II). Redy ,(Bassis). Ipick Ganda Sasmita alias Bule (Keybosdist). Babie Dieka ,(Drummer) ."Wajar jika mereka memiliki latar belakang musik dengan bermacam genre yang berbeda, misalnya Jazz, BLues, Reggea, dan melayu," ungkap Iduy.
Dengan personel yang bertalenta tinggi, Iduy kemudian menciptakan 10 hits single buat mereka. Diantaranya ada yang berjudul Mimpiku. Lagu inilah, Selain aransemennya yang ia sebut Melayu Santana, vokal Igit juga cukup menggigit. Single Mimpiku berkisah tentang khayalan tinggi seorang pria yang terobsesi dengan para wanita jaman sekarang dengan dandanan mahal dan tidak terjangkau oleh tangan. "Cinta pada pandangan pertama yang tidak mungkin kesampaian," tutur Iduy.
Yang menarik, walau genre mereka melayu, namun ada warna yang lebih elegan pada materi musiknya. Musiknya bisa dibilang ter-influence oleh karakter Santana yang tiada duanya
Yang lebih unik lagi, Iduy Boyes, sesepuh yang mengasuh mereka, ternyata tidak sembarangan dalam merekrut para personel Diamord. Dimana, masing-masing personel ternyata memiliki history atau prestasi yang cukup berharga di bidang musik. Karena itulah, setiap ada event atau moment kompetisi musik, Iduy gemar mengintai sang juara dan kemudian merekrutnya secara khusus. "Setelah tahu pemenangnya siapa, saya langsung merekrut mereka. Ya hampir mirip agen FBI lah," ujar pria yang memiliki banyak keterampilan seni itu.
Maka, direkrutlah mereka satu persatu. Seperti Igit Prana Wisnu Iskandar, (vokalis). Ivan ,(Gitar I). Dika Siratig ,(Gitar II). Redy ,(Bassis). Ipick Ganda Sasmita alias Bule (Keybosdist). Babie Dieka ,(Drummer) ."Wajar jika mereka memiliki latar belakang musik dengan bermacam genre yang berbeda, misalnya Jazz, BLues, Reggea, dan melayu," ungkap Iduy.
Dengan personel yang bertalenta tinggi, Iduy kemudian menciptakan 10 hits single buat mereka. Diantaranya ada yang berjudul Mimpiku. Lagu inilah, Selain aransemennya yang ia sebut Melayu Santana, vokal Igit juga cukup menggigit. Single Mimpiku berkisah tentang khayalan tinggi seorang pria yang terobsesi dengan para wanita jaman sekarang dengan dandanan mahal dan tidak terjangkau oleh tangan. "Cinta pada pandangan pertama yang tidak mungkin kesampaian," tutur Iduy.
Yang menarik, walau genre mereka melayu, namun ada warna yang lebih elegan pada materi musiknya. Musiknya bisa dibilang ter-influence oleh karakter Santana yang tiada duanya
contact
Name: Ivan Diamord
Email: mahardikayatna@ymail.com
Name: Ivan Diamord
Email: mahardikayatna@ymail.com